bc

Drag Me to Heaven

book_age4+
943
IKUTI
8.2K
BACA
revenge
dark
possessive
contract marriage
second chance
CEO
boss
drama
sweet
like
intro-logo
Uraian

Alexandria Neville akan melakukan apapun demi uang. Karena memang itu yang paling penting di dunia ini. Hidup itu keras, Kawan. Kau tidak bisa mendapat kebahagiaan tanpa uang. Kau tidak akan bisa mendapat cinta tanpa uang. Percayalah, money is everything.

Alexandria tidak pernah mengetahui apapun tentang kasih sayang. Dua puluh tahun, itu waktu yang cukup untuknya agar mengetahui bahwa ia tidak pernah mendapat kasih sayang yang tulus—dari siapapun.

Langkah dan waktu membawanya bertemu dengan Sean Wijaya. Pfft. Tentu saja ia tahu siapa pria itu. Tidak perlu orang pintar untuk mengetahui apa dan bagaimana Sean itu.

Alexandria tahu apa yang harus ia lakukan. Ia juga tahu cara apa yang bisa ia gunakan untuk mendapatkan uang—kebahagiaannya, cintanya. Mau tidak mau, suka tidak suka, dan demi mendapatkan apa yang ia incar, Alexandria membiarkan dirinya memasuki ‘dunia’ Sean, membiarkan dirinya mencicipi apa yang pria itu sebut sebagai kebahagiaan, dan membiarkan Sean membawanya ke surga.

***

They say, “All good boys go to heaven.”

But bad boys bring heaven to you.

***

The story of Sean Wijaya and Alexandria Neville

Cover by Pinterest

Font by Canva

chap-preview
Pratinjau gratis
The Beginning
“Once upon a time, there was a majestic king who lived with his noble brother in a colorful kingdom where music and art were celebrated. The king did not foresee having a child. But he lived in an enchanted land where all things were possible. In time, he was blessed with a beautiful baby for whom he wished only peace and happiness.” Alexandria tersenyum melihat wajah damai putri kecilnya yang tertidur. Ia menunduk dan mengecup kening putrinya, berlanjut ke kedua pipi tembamnya. Ia kembali tersenyum. “I love you,” bisiknya. “Dia akan hapal semua kata dari cerita itu jika kau membacakannya terus menerus.” Alexandria berbalik dan mendapati seorang pria yang ternyata sudah memperhatikannya daritadi. Ia menghampiri pria itu, membawanya keluar kamar putri kecil mereka yang baru berumur enam bulan, dan menutup pintu tersebut. “Aku suka cerita itu,” ujarnya seraya melingkarkan lengannya di sekeliling leher pria itu. Pria yang dihadapannya itu tersenyum menawan seraya melingkarkan tangannya di sekitar pinggang Alexandria. “Kini kau tahu rasanya, bukan?” tanya pria itu. Alexandria mengerutkan dahinya tidak mengerti. “Menjadi seorang ibu, Lexa,” ujar pria itu yang membuat Alexandria tersenyum. Akhirnya wanita itu mengangguk. “Aku kasihan pada ibu kandungku, ia menghilangkan kesempatan untuk menjadi ibu,” ujar Alexandria yang membuat pria itu tertawa kecil. Ia mengecup pipi wanita yang amat dicintainya. “Dia juga melewatkan kesempatan untuk melihat seorang wanita sempurna sepertimu tumbuh dengan luar biasa hebatnya.” Alexandria tidak tahu harus tersenyum senang atau miris. “Salahnya sendiri sudah membuangku.” “Tapi tak apa. Jika dia tidak membuangku, kita tidak akan seperti ini. Kita tidak akan bertemu dan kau tidak akan membawakanku surga.” Pria tampan itu tersenyum semakin lebar. “Karena, hanya aku, yang bisa membawakanmu surga.”

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Imperfect Marriage

read
336.1K
bc

His Secret : LTP S3

read
667.0K
bc

Perfect Marriage Partner

read
822.5K
bc

The Lost Love

read
528.5K
bc

I Love You, Doctor

read
635.3K
bc

Hello Wife

read
1.4M
bc

MY DOCTOR MY WIFE (Indonesia)

read
5.1M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook