✔✔✔✔✔ Sejak kejadian semalam, baik aku maupun Alan sedikit canggung. Aku memilih diam saat di meja makan. Sedangkan Alan terlihat buru-buru menyantap roti selainya. Belum habis tapi ia sudah meneguk habis s**u cokelatnya. Aku hanya meliriknya dari sudut mataku. "Ehem!". Papa mencoba mencairkan suasana yang terlihat aneh pagi ini. Aku melirik ke arah Papa dan Mama bergantian lalu kembali fokus dengan makan pagiku. "Aku berangkat dulu Ma, Pa!". Pamit Alan setelah menghabiskan susunya dan beranjak dari tempat duduk, menyalami Mama dan Papa bergantian. Aku sama sekali tak mengangkat kepalaku sampai instruksi Mama membuatku menghentikan aktifitasku. "Rei, anterin suami kamu sampe depan sana!". Tanpa menjawab aku langsung meletakkan sendok garpuku dan beranjak dari tempat dudukku. Aku ber

