14

905 Kata

"Apa yang kau katakan tadi?" Gerutu Vanila berbisik pada Sean yang ada di sampingnya.   Saat ini mereka tengah berada di ruangan khusus yang sudah disewa Gandha bersama dengan anggota keluarga Darren dan Max— Daddy Sean serta Naura yang dipanggil Mama oleh lainnya.   Sean hanya menatap Vanila sejenak sembari mengeratkan genggamannya pada gadis itu tanpa mengatakan apapun.   "Jadi ada yang bisa menjelaskan?" Tanya Max membuka suara.   Sean akhirnya kembali menoleh pada Daddynya yang duduk tepat di hadapannya. "Apa yang perlu ku jelaskan?" Max mendelik sejenak sebelum bahunya merosot dan menatap Sean tak terbaca. Max menoleh ke sampingnya sejenak, memperhatikan Gandha yang tengah memeluk Naka menenangkan wanita itu yang nampak cukup emosional saat melihat Vanila sebelum akhirnya kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN