"Tidur disini lagi?" Gumam Vanila saat kembali menemukan Sean tertidur sofa bed yang sama dengan 2 hari lalu. Ia berdecak namun tetap bergerak ke arah ruang pribadi Sean dan mempersiapkan segala kebutuhan atasannya itu lengkap dengan pakaian dalamnya. Vanila tak ingin Sean merusak semangatnya hari ini hanya karena hal tak penting seperti lupa menyiapkan pakaian dalam Sean dan mendapatkan ceramah indah dari pria itu. Vanila menggerutu dalam hati. Bosnya itu sungguh keterlaluan, saat ia sendiri bahkan segan memilih untuk privasi itu tapi Sean justru merengek seperti bocah 5 tahun. Setelah selesai menyiapkan semuanya, Vanila berjalan keluar dan mendekat ke arah Sean untuk membangunkannya. "Sir," ucap Vanila pelan sembari menggoyangkan lengan Sean. Sean merengek layaknya bocah ya

