Setelah mendapatkan telpon dari sepupunya dengan cepat Adnan meluncur dari bandara langsung menuju kantornya. Untung saja pekerjaan di Surabaya selesai dengan cepat jadi ia bisa langsung pulang dan niatnya langsung pulang kerumah terpaksa diurungkan karena ia lebih memilih kekantor untuk menemui istrinya. Asri yang menelpon Adnan telah memberi tahu bahwa Kartika mantan calon jodoh Adnan datang dan membuat keributan, Anin dan Kartika berkelahi di tengah lobby. Adnan khawatir dengan istrinya takut istrinya kenapa-kenapa tetapi Adnan sempat berfikir juga pasti Anin bisa mengalahi wanita itu sebab Anin bisa berkelahi. Taksi yang ditaiki Adnan berjalan dengan kecepatan penuh membuat Adnan sampai dikantornya dengan cepat, setelah membayar ongkos taksi Adnan segera turun dengan tas punggung ya

