Sudah seminggu Anin tak bekerja dan sudah seminggu juga Adnan sakit, tetapi sakitnya hanya dipagi hari saja. Adnan akan merasakan mual dan muntah-muntah saat pagi hari setelah bangun tidur. Anin sudah membujuk suaminya untuk ke RS tetapi Adnan selalu menolaknya. Hoekkk hoekk Anin memijat tengkuk suaminya yang sedang memuntahkan isi perutnya yang hanya berupa cairan bening di wastafel. "Tuh kan muntah lagi, kita ke dokter ya mas" "Gak usah Nin mas gpp kok, nanti siang juga sudah enakkan" ucap Adnan sambil mengusap wajahnya yang basah dengan handuk kecil "Seriusan? Aku khawatir sama kamu mas" "Iya sayang mas gpp kok, mas berangkat dulu ya, Assalamualaikum" ucap Adnan yang diangguki Anin, Anin pun mencium tangan suaminya dan Adnan pun mencium kening Anin, rutinitas pagi seperti bias

