"Aku mau minta sekarang, aku lagi pengen aku mau minta jatah sekarang," pinta Rifky sambil mengelus pipi Nadlyne dengan lembut. Nadlyne terdiam dengan semburat merah di pipinya itu lalu ia pun mengangguk malu-malu. Ia membiarkan Rifky menciumnya dengan lembut yang lama kelamaan menjadi liar hingga akhirnya Rifky membaringkannya di atas tempat tidur. Nadlyne pasrah oleh sentuhan Rifky yang membuatnya melayang tinggi hingga akhirnya mereka berdua mencapai puncak kepuasan. "Udah ah aku mau mandi lagi ini semua gara-gara kamu sih padahal aku udah mandi tadi!" omel Nadlyne sambil bangun dari tempat tidur. Rifky terkekeh. "Tapi kamunya juga pengen gitu kok malah minta nambah. Oh iya kenapa kita nggak mandi bareng aja biar lebih cepat dan juga lebih seru pastinya," godanya sambil menaik turun

