"Aku mau kamu resign dari perusahaan si Raka itu," pinta Rifky sambil mengusap-usap punggung Nadlyne yang polos itu. Nadlyne terdiam sejenak, ia harus berpikir dengan serius. Jika ia meninggalkan perusahaan milik Raka maka ia harus siap untuk meninggalkan karirnya dan mimpinya menjadi model untuk selamanya. Namun apa semua itu masih menjadi mimpinya ketika hidupnya sudah hancur seperti itu? Tidak, ia tak boleh hancur sendirian, jika ia tenggelam maka orang-orang yang menyakitinya juga harus ikut tenggelam bersamanya termasuk Cindy. Nadlyne menatap Rifky dengan tatapan nakalnya. "Terus gimana aku hidup kalau aku nggak kerja?" tanyanya dengan suaranya yang dibuat manja agar Rifky menyukainya. Benar saja Rifky tersenyum lembut pada Nadlyne dan ia bahkan memberikan Nadlyne kecupan manis di

