Kemarahan Arseno

2073 Kata

Bintang terdengar bersenandung lirih di depan gerbang rumah dengan menyender pada motornya sembari menunggu Sena yang masih belum menampakan diri. Padahal Bintang sudah menunggu hampir setengah jam, tidak biasanya Sena berlama-lama sampai setengah jam. Jangan-jangan gadis itu sudah kembali tidur. Bintang ingin beranjak masuk ke dalam gerbang, namun langkahnya terhenti saat melihat Sena melangkah keluar dari rumah dengan malu-malu. Sena memakai dress selutut berwarna peach tanpa lengan dengan dipadukan cardigan rajut warna putih. Tidak lupa sneaker putih dengan talinya yang membuat gadis itu semakin terlihat feminin. Yang membuat Bintang makin menganga di tempatnya adalah Sena menggerai rambut panjangnya dan ditata sedemikian rupa sampai Bintang pangling melihatnya. Sena berdehem samar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN