Adik Buat Adam

1392 Kata

Metta menghela napas gusar, memandangi Firza yang masih terbaring lemah dengan tubuh kurusnya yang bertelanjang d**a karena baru saja diberi obat. Arseno tidak ada di ruangan sana, di rumah sakit pun juga tidak ada. Sang suami sudah menghilang sejak tadi pagi dan sampai malam begini pun belum ada kabarnya sama sekali yang membuat Metta makin cemas. Adam duduk di samping ranjang dengan menatap Firza sayu, matanya sudah memanas memikirkan omongan kasarnya pada temannya itu terakhir kali. Kalau tahu akan begini, seharusnya Adam lebih memperlakukan Firza dengan baik. Ia sering mendengar kalau Firza tidak disayang di rumahnya. Orangtuanya sibuk dan tidak ada waktu untuk bermain dengan Firza. Adam kira hanya sebatas itu, ternyata ada hal yang lebih membuatnya terperangah. Temannya sedari lam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN