Iren sudah duduk merunduk berusaha menenangkan Sena yang tersedu sedari tadi dengan masih membaca ulang berita di ponselnya. Gadis itu sampai sesegukan dalam dan kini matanya nampak bengkak karena baru tahu tentang kecelakaan pesawat yang Arseno dan Adam naiki. Padahal tadi sudah hendak terlelap nyaman di tempat tidurnya, namun ketukan pintu di luar kamarnya membuat ia harus kembali terjaga. Dan ternyata ada berita tak mengenakan hati yang buat ia sampai gemetaran kecil karena kaget. "Belum ada kabar, pesawatnya pun masih belum diketahui keberadaannya." Kata Aris menjelaskan. "Ini sih bukan kecelakaan, tapi hilang kontak. Kalau kecelakan kan sudah pasti tau dimana keberadaan pesawatnya, ini tempat jatuhnya pun gak ada yang tau." Ujar Bintang dengan sesekali melirik ke arah Sena yang masi

