Hari pertama ospek adalah saat di mana ketegangan untuk para mahasiswa baru. Pukul lima pagi Ervin sudah rapi dengan seragam kepanitiaannya. Ervin keluar dari kamarnya untuk melihat kesiapan Elina. Saat membuka kamar Elina, ia hanya bisa menggeleng. Gadis itu masih mendengkur menikmati mimpi indah yang membuatnya terbuai. Ervin menyibak selimut Elina membuat gadis itu mengerang. “Elina bangun.” Ervin mengguncang tubuh Elina namun tidak berhasil. “El, ini sudah pagi. Kamu harus cepat bangun. Sekarang Ospek. Ini sudah mau jam enam.” Seketika Elina menegakkan tubuhnya. Mata panda Elina menatap Ervin lekat. “AKU TERLAMBAT!” teriaknya lalu berlari ke kamar mandi. Ervin mengusap leher belakangnya melihat Elina selalu bangun kesiangan. Padahal ia punya ponsel yang berisi alarm. “Ponsel pin

