Malam ini Garka bergegas pulang ke Mansion-nya. Setelah mengurus beberapa keperluan di distro, ia pamit kepada sahabat-sahabat nya yang dijawab cuek oleh mereka. Masih kentara terlihat bahwa mereka marah dan enggan bercengkrama lama dengan Garka. Garka tidak bisa menyalahkan sahabat-sahabat nya terutama Dami. Meskipun sedikit kesal, tapi ia juga harus menjadi ketua yang bijaksana menghadapi masalah. Dia tidak mau hanya karena keegoisannya yang terus-terusan membela Keyra, persahabatan dan juga kekokohan Zeus menjadi terancam. Sebelum ia mengetahui semuanya dengan mata kepala sendiri, Garka tidak akan percaya semua omongan Dami atau Ilo dan Aldi. Bagaimanapun juga Keyra sudah tau jika Serkan dan dirinya bermusuhan. Pasti gadis itu tidak akan berani mendekati Serkan sedikitpun. Agak tidak

