"Kalau ada yang mau lo semua omongin ke gue. Sekarang waktu yang tepat." Garka menatap satu persatu wajah sahabat nya. Ia juga menatap ke arah Keyra yang terlihat tidak nyaman. Entah kenapa Garka merasakan aura berbeda dan juga asing disini, seakan mereka semua menutupi sesuatu. Kepekaan Garka cukup tajam, dia juga penasaran kenapa Keyra tiba-tiba terlihat canggung berada disini. Padahal dulu dia terlihat nyaman. Pasti ada yang terlewat dan belum diceritakan oleh sahabat-sahabatnya selama dia di Amerika. Garka masih mencoba berpikir positif dan tidak asal tuduh untuk mengurangi perselisihan. Dia akan pura-pura tidak tahu dan menganggap semuanya baik-baik saja. Dia hanya ingin kedamaian untuk sebentar saja. "Gar—" "Aku mau pulang!" Semua orang disitu menatap ke arah Keyra cepat. Ucap

