Beginning

1947 Kata

Jakarta, Indonesia 17.00 PM "Dih, njir! Aldi lo curang banget sumpah! Mana ada main kayak gitu!" Merasa difitnah, Aldi memukul punggung Ilo cukup keras hingga stick playstation yang dipegang Ilo terjatuh. "Iri bilang, bos!" teriak Aldi. Ilo mendengus. "Berisik! Gak mampu main bilang!" Dami yang merasa akan ada perang dunia ketiga langsung melerai Aldi dan Ilo dengan jitakan mautnya. Ia menatap jengah kedua sahabat abstraknya itu. "Kalau mau ribut, silakan out!" "Siapa yang mau ribut? Kita mau konser. Ya gak, Di?" tanya Ilo random. Aldi yang sebelas dua belas dengan Ilo menyahut asal-asalan sembari menyeringai. "Yoi!" Damian menggelengkan kepalanya takjub. Baru kali ini ada orang se-aneh sahabat-sahabatnya. Tadi mereka ribut karena permainan, kini tiba-tiba sudah kompak lagi. "Buru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN