Cinta Pertama

1124 Kata

. MASIH FLASH BACK _______________________________________ Pulang nya Risa cemberut saat hendak naik motor, wajahnya masam seolah masih menyimpan bara amarah. Tangannya melipat di depan d**a, menandakan ia sedang ngambek. “Sayang jangan marah gitu dong, aku jadi ngga enak,” ucap Ray dengan lembut sambil melirik sekilas ke arah wajah Risa yang merengut. “Buruan akh, kesel,” ucap Risa sambil mencubit pinggang Ray agar cepat-cepat menyalakan motor. Matanya melotot kesal, tapi ada sedikit gemas di sana. Akhirnya Ray melajukan motornya dengan cepat, angin sore menyapu wajah mereka. Namun di perjalanan, Ray justru berhenti di sebuah tempat sepi, di pinggir jalan yang remang dengan cahaya lampu. “Kok ke sini?” ucap Risa ketus, tatapannya penuh curiga. “Mau ngomong dulu,” uca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN