Baru Nyobain Seblak

1459 Kata

Setelah ibu Risa pulang, Risa berjalan ke dapur untuk membuat seblak. Aroma bawang yang baru saja ditumis mulai memenuhi ruangan. “Sama saya aja,” ucap Siti sambil cepat-cepat meraih katel, takut Risa kecapekan. “Nggak, teh. Sama saya aja, tolong ulek aja cabenya,” jawab Risa lembut sambil menyiapkan bahan-bahan di meja, sesekali menyibakkan anak rambut yang jatuh ke wajahnya. Tak lama, Evan datang dari arah belakang. Ia langsung memeluk Risa erat, membuat Siti yang melihat jadi salah tingkah. “Sayang… malu sama Siti,” ucap Risa pelan, wajahnya sedikit merona. “Dih, nggak apa-apa lagi,” sahut Evan santai sambil mencium leher Risa, membuat gadis itu semakin kikuk. Usai mengulek cabe, Risa akhirnya meminta Siti untuk pergi karena merasa tak nyaman diperhatikan. Kini hanya ada mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN