- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Reynand menatap rumah yang cukup mewah itu dengan tatapan tajam. Sejak dua jam lalu Reynand sudah stand by di depan rumah David. Penampilan lelaki itu acak-acakan. Reynand tidak mandi dan langsung berkendara dari York ke London. Sebenarnya Reynand ingin menemui Senna sejak tadi pagi, tetapi Elsa mencegatnya karena ia kembali berulah. “Sampai kapan kita akan berada disini?” Elsa mengurut kepalanya yang pusing karena Reynand. Sepertinya ia akan mengajukan pensiun dini sebagai manager. Bersama Reynand membuat keriputnya bertambah. “Ayo kembali ke apartment dan kau mandilah. Tampangmu sudah seperti gelandangan.” “Bagaimana jika saat aku pergi Senna muncul?”

