- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Senna dan Reynand saling diam. Mereka kini berada di kamar tamu dengan Senna yang sibuk menata sprei untuk dapat dijadikan tempat istirahat oleh Reynand. Wajah aktor tampan itu kini pucat dan jelas terlihat Reynand tidak memiliki tenaga untuk berhadapan secara fisik dan mental dengan David. “Mandilah dulu,” ujar Senna memecah keheningan. Perempuan itu masih enggan menatap Reynand yang duduk di samping jendela, mengamatinya. “Ada begitu banyak kesalah pahaman di antara kita.” Senna bisa mendengar lelaki itu menghela napas berat. “Kau marah?” tanya Senna dengan hati-hati. Ia lalu duduk di atas ranjang dengan memeluk bantal yang baru saja ia ganti kainny

