"Suka makanannya?" Aku mengeleng, dia mengernyitkan dahinya. "Shella sukanya Mas Gilang." jawabku. Senyum terkembang di bibir itu. Terlihat begitu manis. Mata itu berbinar begitu indah, dia masih menatapku. Tanganya meraih jemari dan mengengamnya. Malam ini terasa begitu indah, mungkin karena aku sedang dimabuk cinta, semua hal dan perhatian kecil saja membuatku begitu bahagia. ~ "Shell, kalau sudah selesai keruanganku ya." Pinta Om Bast. Aku mengangguk dan mengacungkan jempolku. Tumben minggu ini Kafe terlihat lebih padat. Ku lirik Mas Andra yang sedang menyetel gitarnya. Sejenak tatapanku terhenti padanya. Dia memakainya, gelang-gelang itu pemberianku. Entah apa maksudnya, padahal dia sudah berkeluarga, tapi terlihat sekali dia ingin menunjukkan padaku, masih ada aku di hatinya.

