Mama Dewi mempersilahkan Rena masuk ke ruang tamu. Rena memandangi setiap sudut rumah yang dulu menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar mereka. Tapi sudah hampir 5 tahun ini, Rena tak pernah lagi menginjakkan kaki dirumah ini. “Mba, tolong buatkan minum untuk tamu Ibu ya.” pinta Mama Dewi pada salah satu asisten rumah tangganya. Mba Rusni yang beberapa bulan terakhir bekerja disini untuk membantu Mama Dewi mengurus rumah. “Apa kabar, Ren?” tanya Mama Dewi tiba-tiba. “Baik, Tante.” Dilihat dari fisik, Rena terlihat jauh lebih baik dari pertemuan mereka terakhir kali dimana Rena hendak bunuh diri sampai dilarikan ke rumah sakit. “Tante…Aira udah besar ya. Wajahnya makin mirip sama Ayahnya.” ucap Rena sambil menatap foto keluarga yang terpampang di dinding ruang tamu. “Ya…begitu lah.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


