Riri membuka kedua matanya dan menatap Ray lamat. ‘Jika ini kebahagiaan yang kau beri setelah engkau mengambil kebahagiaanku yang lalu, tolong, jangan ambil dia lagi.’ doa Riri di dalam hatinya. “Aku….” ucap Riri terbata. “Hm?” “Laper.” jawab Riri akhirnya. Ray tertawa lalu mengacak pelan rambut Riri. “Yaudah kita makan sekarang.” ajak Ray sambil membawa Riri berjalan menuju meja makan. Riri membisikkan sesuatu tepat di telinga Ray sembari mereka berjalan bersama. “Aku sayang kamu.” bisik Riri pelan. Ray menoleh lalu tersenyum lebar. “Ngga kedengeran.” ledek Ray. “Aku sayang kamu.” ucap Riri lagi namun kali ini ia menaikkan tone suaranya. “Ngga dengeeeeer.” ledek Ray lagi. Riri langsung mencubit ujung perut Ray sampai Ray mengaduh kesakitan. “Ray!” pekik Riri dengan wajah sebal.

