Bab 34

1107 Kata

Vincent menatap Bianca cukup lama, seakan ingin memastikan bahwa janji yang baru saja ia ucapkan benar-benar terserap dalam hati wanita itu. Bianca, yang biasanya selalu menyembunyikan dirinya di balik topeng keangkuhan, kini terlihat begitu rapuh namun juga begitu nyata. Ia berbalik menghadap jendela lagi, menatap kota yang ada di bawah sana. “Lucu, ya… Dari atas sini, semua terlihat indah. Jalanan yang ramai… seakan dunia terus berjalan dengan normal. Tapi di dalam diriku, hancur berantakan.” Vincent melangkah pelan, mendekat hanya beberapa langkah dari posisinya. Suaranya rendah, namun membawa ketenangan. “Dunia luar memang tidak pernah berhenti, Nona. Tapi bukan berarti luka Anda itu tidak penting. Luka tersebut nyata. Dan Anda tidak perlu menghadapinya seorang diri.” Bianca terdiam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN