41 | Kembali Pulang

2415 Kata

Aku hanya menjauh sebentar, bukan berarti menyerah. Sebab bermain dengan jarak bisa membuatku tahu, rindu juga punya caranya untuk bersabar. Agam Kusuma Pradana - Ketukan dari balik pintu terdengar beberapa kali. Disusul gumaman pelan. Ada seseorang yang berdiri di sana mengenakan seragam SMP. Merengut kesal karena pemilik kamar tidak kunjung menjawab panggilannya. "Abang! Ayo bangun. Mau bolos lagi? Papa bisa marah." Lagi. Pintu itu diketuk lebih kencang. Sedang pemilik kamar hanya mengernyit sedikit, lantas bangun dan menyibak tirai jendela kamarnya lebar. Tidak ada sinar matahari di sana. Langit tampak mendung saat ini, entah siapa yang menggantung kesedihan setinggi itu tanpa berniat membawanya turun. "Bang!" "Iya. Ini Abang udah bangun." Agam mengacak rambutnya pelan, ia berj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN