Bab 258 Ingin Merusak Reputasinya

1302 Kata

Tidak tahu sudah berapa lama waktu berlalu sejak kedatangan para preman sebelumnya, Claris tidak sadar tertidur dalam keadaan lelah secara mental. “Bangunkan dia!” titah sebuah suara wanita yang terdengar arogan dan dingin. Claris yang disiram oleh seember air tersentak kaget dengan pandangan mata kabur dan sedikit berbayang. Cahaya terang dari arah pintu masuk membuat matanya terasa sakit. Jam berapa sekarang? Dalam hati dia bertanya-tanya sambil mendongak melihat sosok baru yang berdiri di depannya. “Biarkan dia bicara!” titah wanita itu lagi, lebih dingin dan kejam yang disertai dengan ludahan ke lantai, seolah-olah jijik dengan apa yang ada di depannya. Salah satu preman bergegas melakukannya perintahnya, lalu membantu Claris bangun dari lantai. “Kamu... siapa?” tanya Claris les

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN