Rasa penasaran Claris akhirnya terjawab ketika ketiga pria itu mendatanginya. "Bagaimana dengan Heni dan ketiga preman itu?" tanyanya cemas, khawatir kalau ide Damian dan Hadi benar-benar akan dilakukan. Damian langsung menjawabnya dengan dingin. "Aku sudah menyerahkannya kepada polisi. Tentu saja, aku memberikan tuntutan yang tidak akan bisa mereka lawan di pengadilan." Hadi menambahkan dengan nada jenaka, "Claris, aku tahu kamu tidak setuju jika kami menyerahkan Heni ke penjual organ. Karena itu, aku memasukkannya ke program donor yang sah sehingga dia setidaknya bisa berguna untuk orang lain." Ekspresi Claris seperti tersambar petir! "Apa maksud kalian? Apa yang kalian lakukan kepadanya?" Damian menatapnya tajam. "Kamu masih merasa kasihan padanya?" "Bukan begitu. Maksudku... ya,

