"Mari kita bercerai" Kiara diam terpaku saat mendengar ucapan Rakha, ia menatap dalam - dalam mata Rakha tidak seperti tatapan yang selalu Rakha berikan untuknya. "Beri gue alasan mengapa kita harus bercerai" "Karena gue gak cintai sama lo" "Cinta, lo yakin gak memiliki perasaan apa pun sama gue" seketika air mata Kiara jatuh membasahi pipinya. "Katakan sama gue sekarang juga apa selama kita menikah lo gak pernah cintai sama gue" teriak Kiara. "Ck! apa karena Alena hah, wanita yang telah mengkhianati lo dan hamil oleh pria lain. Apa lo masih mengharapkan wanita sialan itu" "Cukup Kiara, gue gak ingat dengan semua yang telah kita alami saat ini hati gue cuma menginginkan Alena" "Lo akan menyesali semua ini ketika ingatan lo kembali" Kiara lalu masuk ke dala

