Keisha merebahkan tubuh ke ranjang kamar paviliun milik keluarga Felish. Ia baru saja membereskan barang-barangnya dari rumah dan menata beberapa barang. Semua keperluannya sudah diangkut ke sini, masih dengan bantuan Felish. Untung saja ia bisa menolak tawaran untuk mengajak Erlangga dalam proses ini, karena tidak mungkin bisa menjauhkannya dari Kenisha tadi. Kenisha … Saudarinya itu tampak frustrasi saat memintanya tetap tinggal. Keisha mengembuskan napas lelah. Menatap langit-langit sambil melamun. Hari sudah gelap, tapi Keisha belum menyalakan lampu. Ia hanya ingin berbaring sebentar. Ya Tuhan, dia benar-benar keluar dari rumah itu. Dia sendirian … hanya bergantung pada dirinya sendiri. Tok-tok-tok. Keisha mengerutkan alis. Seseorang mengetuk pintu. Keisha bangun dengan panik. Ia

