Hantu Penunggu Rumah Tua

1464 Kata

Malam pertama Ariya mulai diganggu oleh sosok misterius. Namun, setelah kejadian itu hari-hari Ariya terasa biasa. Dia sudah terbiasa dengan gangguan-gangguan dari makhluk penunggu rumah tua. Suasana gerimis di pagi hari, semendung hati Ariya yang ketakutan sedari tadi malam. Cahaya mentari membiaskan cahaya gelap di setiap sudut hutan dan sungai di samping rumah yang sederhana itu. Tak terasa sudah satu minggu lamanya gadis itu tinggal di sana. Ariya melangkahkan kaki menyusuri sungai yang mengalir lembut dan jernih airnya. Perlahan dia mencoba menghirup udara pagi yang terasa amat dingin. "Aku tidak mungkin salah, Aku merasakan kehadirannya di rumah ini.” Ariya terheran sendiri. Dalam kegundahannya sesosok bayang putih berdiri di belakang pohon di seberang sungai, sontak saja Ariy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN