Biang masalah memang datang dari mana saja. Bandung, 18 Desember 2020 * "Andra!" Aku pun menoleh ketika mendengar suara tegas amih dari teras rumah. Kubatalkan membuka pintu mobil. Menutupnya kembali dan berjalan menuju ke arah amih. "Ya, Mih? Ada apa?" "Sudah baca berita pagi ini?" Aduh! Kenapa amih bisa tau secepat ini, sih? Aku pun memandang pria yang sedang mendorong amih, Tuan Pras. Tuan Pras adalah sekretarisnya. Sudah dapat dipastikan dia adalah orang yang memberitahu pada amih. "Sudah, Mih." "Aduh. Aku pusing sekali. Bisa-bisa saham perusahaan keluarga ini turun karena skandal yang nggak ada berhentinya," gerutu amih yang hanya memikirkan uang perusahaan. Apa amih tidak pernah memikirkan perasaanku? Sudah pernikahan ini harus kulakukan tanpa cinta, sekarang aku pun haru

