"Sudah siap?" "Ok." "Kamu yakin, kan, untuk datang ke pesta pernikahan mereka besok?" "Iya." 19 Desember 2020 Aku dan Aruna kembali. * Entah kenapa, sepanjang perjalanan malah aku yang merasa gugup dan bahagia. Besok aku akan menunjukkan Aruna pada publik jika dia sudah resmi menjadi istriku. Aku ... yang gugup, tapi juga bahagia. "Kenapa senyum-senyum?" Tanpa sadar, mungkin aku terus tersenyum sepanjang jalan. Sampai Aruna pun menanyakannya padaku. "Aku sedang bahagia." "Cih. Bahagia bisa ketemu Sofi?" Ah, Aruna memang terkadang terlihat masih jengkel karena berita kemarin. "Sayang .... Jangan rusak kebahagiaan aku dong." Dia hanya terkekeh tanpa menimpali. "Mama udah di Pangalengan, ya, katanya?" tanya Aruna. "Iya, semalem, kan, dia bilang sama kamu di telepon." "Mau

