"Apa benar pernikahanmu dengan Sofi hanya sementara dan kau membuat perjanjian cerai dengannya?" tanya papa setelah mama pergi. Aku mengangguk. Pada akhirnya, meski Kyara mengusirku namun aku kembali tetap berada di apartemen papa dan tidak pergi. "Kenapa? Kau tidak mencintai Sofi?" Papa memasang wajah khawatir. Seharusnya papa tidak perlu bertanya karena ia pasti tau jawabannya. "Tidak, Pa. Bukankah papa tau jika aku masih mencintai Aruna?" jawabku disertai gelengan kepala. "Kau ... benar-benar masih mencintainya?" "Sangat." Papa menganggukkan kepalanya lagi. "Memangnya kenapa, Pa?" Cukup aneh jika papa menanyakan hal ini. "Ah, tidak apa-apa." "Aku masih mencari Aruna. Papa bisa membantuku?" Papa termenung diam tak menjawab. Seperti ada sesuatu yang sedang ia pikirkan. "Papa

