Bab. 15 Kulakukan Demi Perusahaan

1008 Kata

Dilea PoV. Akhirnya aku sampai juga di tempat yang ku tentukan untuk acara pertemuanku dengan Rafian. Karena aku share loc sambil jalan ke sini. Sudah sangat bisa dipastikan si pangeran tukang halu itu belum datang juga. Aku turun dari mobilku setelah ku parkirkan kendaraan itu di tempat yang telah disediakan. Lalu sebelum melangkah pergi dari tempat itu, ku pakai kacamata hitam yang ku beli saat melancong ke paris dulu. Ku lirik sekilas pantulan wajahku yang tergambar di spion mobil. Terlihat perfect. Namun, kenyataannya penampilan ini hanya sebagai bungkus dari goresan luka yang menganga lebar. Aku melangkah memasuki Restoran Jepang yang menjadi langgananku itu. Aku suka tempat ini  karena selain menu masakannya yang authentik banget tapi tetap mengedepankan predikat halal juga selalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN