Dilea PoV. Kukerjapkan mataku beberapa kali. Saat secercah cahaya berhasil menembus kelopak mataku. Saat aku berniat mengangkat tangan kanan, entah mengapa rasanya sangat berat. Reflek ku tengok sisi kananku. Dan akupun langsung menemukan Tata tengah tertidur pulas sambil merangkulku erat. 'Sejak kapan dia datang?' pikirku. Tapi, karena kasihan melihat tidurnya yang tengah terlihat begitu nyenyak. Aku menyingkirkan tangan Tata dari tubuhku dengan gerakan sepelan mungkin. Setelah berhasil kusingkirkan, aku menurunkan satu per satu kakiku ke atas lantai. "Aw," ucapku saat tak sengaja kakiku menyentuh sesuatu. Aku pun langsung memeriksanya. Ternyata Rafian. Dia tengah meringkuk di lantai beralaskan tikar gulung dengan bedcover yang membalut di tubuhnya. Pelan-pelan aku kembali meletakkan s

