Author PoV. Hari pun cepat berlalu. Satu Minggu yang ditunggu akhirnya datang juga. Dilea asyik mengemasi barang-barang yang akan dibawanya selama ada di Bandung. Mulai dari baju untuk tidur, baju pesta, beberapa stel baju santai, daleman, handuk, perlengkapan kamar mandi dan jimat yang nggak boleh ketinggalan, make up beserta t***k bengek di dalamnya. Dia memang sangat detail mengepak kebutuhannya. Sebab, ia tak suka bila akhirnya di sana ia akan ribet sendiri. Butuh sikat gigi ataupun kapas misalnya. Ting. Tong. Samar-samar Dilea mendengar bel yang terpasang di pintu gerbang berbunyi. Ia pun segera berlari kecil ke arah jendela lalu membukanya. Ternyata benar dugaannya. Mobil Rafian tengah melenggang memasuki pekarangan rumahnya yang cukup luas. "Cepet juga tuh orang datengnya. Padah

