"Ikuti." Ethan menutup ponselnya. Lalu membuka lagi sebuah sambungan telepon dengan seseorang. "Bisa kita bertemu, Sayang? Berdandanlah yang cantik. Aku menunggumu satu jam dari sekarang di hotel." "Tentu saja." Dan hanya seperti itu. Ethan bergegas keluar dari mansion Leandro dan melajukan mobilnya menuju sebuah tempat. Hotel Leandro di pusat Manhattan. Ethan tersenyum sinis. Sebuah kelicikan baru saja dilakukan oleh seseorang yang tengah terpojok. Ethan melihat jam tangannya. Lalu pandangan matanya terpaku pada sebuah layar di depannya. Pergerakan seseorang yang sudah diperkirakannya. Ethan menggeleng. Mobil terus melaju bersamaan dengan Ethan yang mengangkat teleponnya. "Amankan." Ethan menghela napas perlahan dan mengusap dagunya. Semua bergerak bersamaan saat Ethan memantau p

