PART 39

1082 Kata

"Oh...bodohnya." Hazel memukul kepalanya sendiri. Dia bahkan juga membenturkan kepalanya ke tembok dan meringis kesakitan setelahnya. Kalau ada wanita di dunia yang tidak mensyukuri takdir baik yang menghampirinya, mungkin itu adalah dirinya. Itu yang Hazel rasakan sekarang. Beribu tapi dan tapi hinggap di kepalanya sesaat setelah dia menerima telepon dari Ethan. Dan itu berlangsung hingga sekarang. Mungkin saja dia sudah menyakiti Ethan dengan perkataannya.  Tapi... Itu adalah sebuah spontanitas dari rasa cemburu yang tiba-tiba menyergapnya. Mungkin saja dia akan membuat semua berakhir. Tapi... Semua apa yang dia katakan adalah karena dia mulai didera perasaan takut kehilangan yang amat besar. Hazel terbatuk dan menutup balkon di kamarnya. Menjelang malam dan senja bahkan meningg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN