Ana memukul pelipisnya berkali-kali saat di perjalanan. Kepalanya masih terasa pusing akibat bangun tidur karena kaget. Bahkan saat Rachel sudah di dalam mobil, Ana memilih banyak diam. Sesekali menjawab pertanyaan Rachel yang emmang dianggapnya perlu. Sesampai di rumah, merek langsung disambut oleh Rein.”Sayang.” “Mama!” Rachel meemluk Rein.”Mama tidak sakit lagi?” Rein menggeleng.”Mama akan berusaha selalu sehat untuk kamu.” “Iya, Ma, tapi...sepertinya Tante Ana sedang tidak sehat.” Rachel memperhatikan Ana yang memegangi pelipisnya. “Kamu sakit, An?” tanya Rein. “Cuma pusing kok, Bu.” “Kamu langsung minum obat aja ya, terus tidur. Supaya nanti kamu bisa temenin Rachel belajar.”

