"Makannya Makai saus itu, dicocolin enak,"timpal Randy. Ana tidak menjawab, tetapi ia langsung mempraktekkan ucapan Randy."Iya...enak banget sausnya." "Nah, enak kan..." "Iya, pastelnya juga enak." "Bukan pastel, tapi Jalangkote." "Sama aja bentuknya sama pastel." Ana memerhatikan bentuknya dengan jeli."Cuma ini lebih besar, isiannya juga beda." Dalam waktu beberapa menit saja, Randy sudah mengosongkan mangkuk Cotto. Sekarang, ia menikmati konro bakar."Mau coba?" Ana menggeleng cepat."Enggak. Aku mau yang lain aja." "Ya udah silahkan, pesan aja." Gadis itu mengedarkan pandangannya, lalu tiba-tiba ia berdiri dan menghampiri salah satu counter makanan. Setelah itu ia kembali membawa dua porsi makanan. "Mie Aceh dan...es kolak durian." "Waduh, nanti bau durian,"protes Randy. "Apan

