32. Crying in The Club

1145 Kata

Taeri melangkahkan kakinya secepat mungkin kembali ke kelab malam. Berbicara pada dirinya sendiri berkali-kali agar tidak berbalik atau menoleh sedikitpun. Pantang! Walaupun sejujurnya sekarang dia sedang merutuki diri kenapa dia mengatakan seperti itu pada Jungoo. Begitu impulsif namun untuk keputusan yang baik—maka dia tak perlu memperbaiki apapun. Mengatur napas dalam beberapa tarikan perlahan agar hatinya tidak terlalu pilu karena kenyataannya dia begitu sakit dan hancur. Baru saja dia mengatakan untuk mengakhiri hubungan mereka berdua. Sekalipun tidak dikatakan gamang tapi jelas itulah artinya—putus. Masih ingat sekali bagaimana ia mati-matian melakukan Tarik-ulur khas gemini agar mendapatkan pengakuan Jungoo ditambah bumbu gengsi yang begitu besar. Ketika mendengarnya dia begitu baha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN