"Kau mau ke mana?" tanya Jungoo dengan suara berat agak serak karena baru saja terbangun. Rambutnya berantakan—beberapa mencuat ke atas, dan ia masih meringkuk sempurna dari balik kasur. Matanya mengerjap berkali-kali untuk membawa kesadaran penuh—namun sulit. Masih teramat mengantuk dan ingin kembali terpejam. Tentu ditambah Taeri yang harusnya kembali ke atas kasur akan menjadi sangat sempurna. Sementara Taeri sedang berdiri di depan cermin dengan pakaian formal dan riasan yang membuatnya terlihat segar. Jungoo jadi ingin sarapan pagi. Memakan Taeri. Tentu bukan dalam arti sebenarnya. Baik Jeon Jungoo, kau harus menyingkirkan pikiran itu. "Kantor. Aku ini wanita karir, Jungoo. Sudah cukup kau kurung beberapa hari di dalam istanamu ini," gurau Taeri sambil terkekeh tentu disisipi sarkas

