*MASALAH* Seusai bertemu dengan Azzam dan membicarakan perihal surat yang mereka terima, Savierra berjalan kembali menuju tempat dimana Qila dan Nayla berada.Tanpa Savierra sadari, sedari tadi bibirnya sudah membentuk bulan sabit kecil yang melengkung indah. Bahkan mungkin Azzam pun menyadarinya tadi. "Apa katanya, Sav?" Tanya Nayla saat mereka bertiga berjalan menuju kamar. "Gak ada." "Maksudnya?" Tanya Qila yang keheranan. "Sebenernya ada yang ngerjain kita. Aku juga gak tau siapa pelakunya." Kata Savierra. "Ngerjain? Maksudnya gimana?" Tanya Qila lagi. Savierra pun menceritakan semuanya pada Qila dan Nayla. Tak terasa, mereka sampai di kamar. "Savierra,” Nayla memanggil Savierra, mengajaknya duduk bersama. Tentunya bersama Qila juga. "Kenapa?" Jawab Savierra. "Sini deh." Ka

