KESAMARAN YANG PAHIT

1376 Kata

*KESAMARAN YANG PAHIT* Hari ini Savierra ingin menghabiskan waktunya di taman. Sebelum besok ia harus memulai kegiatan sekolahnya lagi. Savierra menikmati hawa sejuk di taman, namun hanya sendiri. Qila dan Nayla tidak ikut, karena Savierra memang ingin sendiri saat ini. "Assalamualaikum, Savierra." "Waalaikumussalam, eh Dinda. Ada apa? Tumben." "Gak papa, lagi pengen duduk-duduk aja di taman. Eh ketemu kamu." "Oh. Sama kalo gitu." "Eh, Sav, tadi kamu kemana? Sebenernya yang mau diikutin lomba itu kamu. Bukan Rena. Berhubung tadi kamu gak ada, ya alhasil digantiin Rena." "Aku udah tau, tadi aku belum sampai pondok. Makanya gak bisa nemuin Pak Kyai. Sebenernya sih pengen banget bisa ikut lomba." "Iya. Kamu tahu, Sav? Rena tuh seneng banget. Dia cerita ke aku. Katanya dia seneng b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN