57 πŸ’• Cara meminta maaf

1262 Kata

Kenikmatan tiada tara. Itu yang bisa Gia akui dari nafkah yang pagi ini ia terima dari suaminya. Saking rindunya Gia akan keintiman itu, marka ciuman ia tinggalkan di d**a Gazain. Tadi ia sungguh terbuai, hingga akhirnya kini timbul penyesalan. Gia terpaku di atas ranjang saksi kenikmatan mereka. Medina pasti akan menemukan jejak itu dan bagi Gia itu rasanya ... tidak tahu diri. Bagaimana ia bersenang-senang dengan suami perempuan sebaik itu?! Bagaimana ia begitu menikmatinya, mereguk kepuasan dari milik Medina?! β€œApa yang akan kamu masak?” Gia tersentak dari lamunan rasa bersalahnya. Gazain masuk berselubung handuk dengan tubuh segar. Sulit Gia reguk liur yang ada di dalam mulutnya. Padahal hanya harus menelan, cairan yang rasanya seperti bongkahan. β€œSemua bahannya ada?” tanya Gazai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN