58 💕 Praduga

1496 Kata

Saat berita itu Gazain sampaikan, tangan Medina terangkat menutup mulutnya yang menganga. Gia juga, matanya membulat penuh, sekaan yang Gazain lontarkan adalah sebuah ketidakmungkinan. Bagaimana bisa? Bukankah baru ... hitungan jam lalu mereka berdua memadu kasih?! Lalu, Gazain akan menceraikannya?! "Kalian tidak salah dengar," lelaki itu memastikan. Dengan segenap wibawa mematikan. Tatapannya tenang kepada Gia, "Kamu tidak menganggap keberadaanku. Tanggung jawab yang kusediakan, remeh bagimu. Maka kuturuti maumu. Saat seratus hari usia bayi itu, kamu mulai harus merawatnya sendiri. Aku tetap akan memberi nafkah untuknya seperti yang selama ini kusediakan, terserah padamu pengelolaannya.” Mulut Gia hendak membuka, tapi sepatah pun kata tak muncul dari pita suaranya. Bahkan, untuk berger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN