64 💕 Bank darah

1118 Kata

"Beliau, ya? Ayah bayi itu?" bisik Bibi kepada Reda ketika Gazain dan Medina datang ke ruangan. "Dengan melihat wajah mereka saja kita tahu jawabannya, Bi,” jawab Reda ketus. Bibi meringis. Medina tersenyum canggung, tapi bersyukur, "Terima kasih banyak atas bantuan Bibi." "Rasanya saya ingin memeluk Bu Medina. Saya senang sekali Ibu bisa datang ke sini." "Jangan lakukan!" cegah Gazain tajam. Mengerut Bibi seketika itu juga. Raut bahagianya saat melihat Medina jadi ciut sekejap mata. Reda berinisiatif melerai situasi. "Aku penasaran dengan satu hal. Gia tahu posisiku?" "Aku tidak pernah bilang," jawab Medina. Reda mengangguk tegak. Di dekatinya Gazain, lalu tiba-tiba saja, sekuat tenaga menamparnya di pipi. Lelaki itu tentu saja berpaling sesuai arah tamparan, hingga syok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN