76 💕 Khumaira dan Medina

1060 Kata

Tidak ada yang stagnan di dunia. Bahkan kesedihan dan kebahagiaan. Waktu, usia, segala hal adalah fana di dunia. Gia juga harus menelan pahitnya kenyataan. Tangis Jihad hari itu telah membongkar kebohongan mereka. Kebahagiaan Gia ternyata hanyalah skenario Medina, ilusi semata, bukan kesungguhannya. Gazain mengaku tak pernah mencintai Gia. Istana yang dibangun angannya runtuh saat itu juga. Namun, Gia tak langsung menampakkan pembalasannya. Mereka bisa, Gia pun mampu berlagak seolah tak tahu apa-apa. Memang Gia ingat, lelaki itu hanya bertindak, tak pernah mengutarakan cinta kepadanya secara lisan. Tidak seperti kepada Medina yang sering dirayunya dengan kalimat itu dan segunung pujian. Kepura-puraan mereka sangat menyentak Gia. Dan kini, setelah hal itu terbongkar di telinganya. Gia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN