Perkataan dari Vincent kepada Erin membekas di benak Veronica. Selama hampir seharian, dia hanya terdiam di dalam kamar, enggan untuk sekedar makan siang. Dia mendadak terkena penyakit mogok makan lagi. Dahulu, dia sering sekali menderita sakit kepala dan sulit makan karena beban pikiran sebagai model. Dia mengingat perjuangannya untuk menjadi sangat seksi seperti sekarang. Semua dilakukan demi kecantikan. Sekarang, dia sudah membuktikan bahwa semua yang dial lakukan tidak sia-sia. Dia berhasil merenggut hati Will. Namun, kembali lagi ke obrolan Vincent dan Erin. Apakah kecantikan semata tidak bisa membuatnya bersanding dengan Will? Apakah auranya memang tidak pantas menjadi istri seorang milyader? Dalam sekejap, dia lupa akan balas dendamnya. Perasaannya terhadap Will yang terlalu dala

