Di meja makan hanya ada Veronica, Will, dan Erin. Mereka bertiga makan malam dengan masakan buatan Will. Tampaknya Erin sudah terbiasa memakan makanan Will, dia memuji kalau makanan buatannya makin enak. Hal ini membuat Veronica makin gelisah. Sebelumnya rasa cemburu ini sudah hilang, tetapi makin lama memang hubungan Will dengan Erin ini terlalu dalam sampai-sampai dia seperti terpinggirkan disini. Baru kali ini, dia merasa asing dengan suaminya sendiri. Dia sadar diri sekarang hanya mengenal Will beberapa bulan. Bahkan, sekarang pun mereka belum ada satu tahun bertemu tapi sudah menjadi suami istri. Semuanya terlalu cepat. Api cinta yang membara cepat biasanya juga akan cepat padam, begitulah kata kebanyakan orang. Mendadak Veronica ketakutan. Entah mengapa rasanya semakin nyata sekar

