09 JANUARI 2021 DIANDRA LOVIA SARADIKA ______________________________ TIDAK pernah terbayang olehku untuk menaburkan bunga di atas pusara orang yang paling mengerti, paling menyayangi, paling mencintai, paling banyak berkorban untukku, paling ingin direpotkan olehku, dan paling sedih ketika aku mendapatkan masalah. Aku tidak pernah berharap bahwa dia akan meninggalkan aku lebih dulu. Bahkan tanpa adanya tanda, tanpa peringatan, dia tidak akan pernah kembali. Mataku memanas, namun aku berusaha menahannya. Aku meletakkan satu buah foto di dekat batu nisannya, fotoku bersamanya. Aku merasakan tepukan di kedua pundakku. Aku mendengar suara tangisan. Aku melihat gundukan tanah yang masih basah dan bunga segar yang baru saja ditabur. Hati siapa yang tidak tersayat melihat pemandangan paling

